Analisis Akuntansi Kredit Membandikan Perhitungan Bunga Kredit dengan Menggunakan Metode Sliding Rate, Flat Rate dan Effective Rate
KREDIT merupakan salah satu kegiatan dalam dunia perbankan yang menghasilkan profit. Bank mendapatkan profit dari bunga kredit yang diberikan untuk debitur. Kredit adalah asset terbesar dalam dunia perbankan. Untuk itu kredit harus diawasi dimulai dari pengajuan, pemberian, pelaksanaan hingga pelunasannya agar tidak terjadi kredit macet. Kredit tidak bisa diberikan langsung kepada sembarang orang. Sebelum memberikan kredit kepada calon debitur harus diperhatikan faktor-faktor serta dianalisis keuangannya agar kredit yang dipinjamkan tidak menjadi kredit macet dan membuat sebuah bank tidak bisa menjalani kewajibannya. Didalam pemberian kredit juga harus diperhitungkan tentang bunga kerdit atas pinjaman yang telah ajukan oleh nasabah. Sebab perhitungan bunga sangat penting untuk diketahui.
Didalam permasalahan pemberian kredit ini sering terjadi kendala yaitu kredit macet. Permasalahan ini disebabkan karena peminjam(nasabah) tidak bisa membayar angsuran yang telah ditetapkan dan juga kurang telitinya pegawai bank dalam menganalisa Prinsip 5C yaitu character(kepribadian), capacity(kemampuan), capital(modal), collateral(jaminan), dan condition khusunya di character dan capacity. Dalam perhitungan bunga kredit juga harus dipertimbangkan karena tidak semua nasabah bank-bank konvensional memiliki nasabah yang mampu mengembalikan pinjaman angsuran tersebut. Contohnya saja nasabah Bank BCA kemungkinan besar Bank BCA menggunakan metode flat rate dikarenakan nasabah yang berada di bank BCA rata-rata memiliki kemampuan untuk mengembalikan uang tersebut. Maka dari itu sebagai bank harus berhati-hati dalam menetapkan metode apa yang dipergunakan apabila dilihat dari jenis nasabahnya.
Adapun dampak bagi bank apabila suatu bank memiliki bunga kredit terlalu besar yaitu bisa saja arus kas yang berada di bank tersebut tidak berjalan dengan stabil karena kalau bunga kredit dibank besar maka nasabah atau masyarakat tidak akan meminjam sehingga uang dari orang yang menabung tidak bergerak dibank tersebut, dan tidak hanya itu apabila bunga kredit besar kemungkinan nasabah tidak dapat mengembalikannya bisa saja bank tersebut likuiditas dikarenakan tidak mampunya menembalikan pinjaman kepada Bank Indonesia. Didalam suatu perbankan Bank, mempunyai tiga metode dalam perhitungan bunga kredit yaitu : 1. Sliding Rate 2. Flat Rate 3. Effective Rate. Dan dari ketiga metode tersebut mempunyai hasil yang berbeda – beda. Maka dari itu, didalam makalah ini akan dibahas mengenai penganalisisan Perbandingan Perhitungan Bunga Kredit dengan Menggunakan Metode Sliding Rate, Flat Rate dan Effective Rate.
Klik Link dibawah ini untuk mendownload informasi lebih tentang makalah ini
⬇️⬇️⬇️⬇️
Terimakasih
Sangat bermanfaat kak
BalasHapusMksh kak
BalasHapusSangat membantu terimakasih kak
BalasHapusSangat membantu sekali kak
BalasHapusNice ππ»ππ»ππ»
BalasHapusInfonya sangat efektif sehingga mudah dipahami. Good job saa π
BalasHapusTerimakasih Destri π
Hapussangat bermanfaat mantapppππ»
BalasHapusGood
BalasHapusGood π
BalasHapusWow sangat membantuπ³π±π―
BalasHapusInfo yg sangat efektif dan mudah di pahamin, oke keren πͺ✌π
Tq Wak Usup π
Hapusinformasinya sangat lengkap dan mudah di ikuti, terimakasih semoga sukses
BalasHapusIss amazing π€
BalasHapusSangat membantu informasinya kaka π€
BalasHapusInformasinya sangat membantu ... wow lah pokonya
BalasHapusππ»ππ»ππ»
BalasHapustugas diterima, terimakasih
BalasHapus